Rabu, 03 Juni 2015

KAU KEMBALI UNTUK MENYAKITI KEDUA KALI

Malam di bulan nisfu sa'ban saat bulan di tengah langit memancar indah.
ku tak menyangka kau menghubungiku di saat aku menatap bulan itu.dan kamu menyapa aku mengungkapkan bahwa kamu tak bisa lupain aku.dan bilang kalua kamu kangen.

ku tatap dan dan ku baca dari perkata dan menghayatinya.hati rasanya sakit,senang,kecewa,benci semua tercampur.kenapa kamu mengikat perasaanku sampai ku tak bisa merasakan apa itu cinta

Minggu, 17 Mei 2015

BAJU YANG KU ANGGAP COCOK KU KENAIKAN DI BADANKU TERNYATA BELUM BISAKU PAKAI

Awal ku lihat dirimu....ku tertarik atas karisma yang kau miliki ada pancaran tersendiri dan menurutku itu yang menarik perhatianku padamu.
kau special bagi ku.
kau punya kelebihan dan berbakat.
perumaan baju,kau terbuat dari sutra,halus,warna menarik dan stailnya bagus.
ku anggap pasti itu cocok ku kenaikan di badanku dan ku berharap yang punya toko mengizinkanku untuk membelimu.
dan kulihat-lihat,ku pahami semua ttng mu.ku nilai dari kekurangan dan kelebihanmu.
tapi menurutku itu tak masalah.soal materi,ilmu,iman, dll.menurut ku sudah sesuai kriteria dan ku kan tau siapa yang punya anak ini...???dan akhirnya ku tau sang punya toko ini (ortu )bahwa beliau adalah ortu yang sangat mulia,abah....;itu panggilan yang pantas untuk beliau.ku hormat banget sama beliau.engkaulah ortu yang baik dalam membimbing,sebagai wali,bahkan jadi pemimpin tidak cuma di rumah tapi di luar rumah yang sllu berdakwah.
ibarat punya toko.slalu bersihin baju-bajunya,merawat.serta memberi bndrol yang istimewa dan mempunyai gaya tarik untuk pembeli.
dan akhirnya sang bapak pemilik toko bilang kalau bajunya itu cocok untuk ku kenaikan dan di kasih saja samaku karna sang abah dari awal sudah merestui ku sama anaknya.
dan berjalannya waktu ku akan izin dan tanya sama orang lain apa ini cocok kalau aku pakai.bahkan ku tanya ma ortuku,.apa pantas dan cocok bila ku kenaikan untuk selamanya di tubuhku ini.dan ortu menilai sangat cocok karena setiap ku di belikan baju pilihannya aku tak pernah mau,bahkan mencoba ataupun melihat,.dalam hati ini adalah pilihanku sendiri.dari kesenangan hatiku.menurutku dialah yang pantas untuk memimpin serta membimbingku.dalam beribadah dll.
ku ingin mengetahui dengan jelas.ku beribadah serta ngaji samanya dan jadi makmumnya.berbulan-bulan ku mengetahuinya.dalam bulan puasa ku tarawih bersama keluarganya....
ibarat baju,ku datangi tokony,ku memegang bahannya,ku melihat bandrolnya,ku lihat jahitannya,serta pemilik toko ku ajak ngbrol biar rela dan ikhlas untuk memberi bajunya yang dia rawat dan di sayanginya di berikan samaku dengan senag hati.
setelah tukang toko membungkus dan di serahkan samaku...dan ortuku merestuinya untuk membeli itu baju
Tepat di Ramadhan inginku kenaikan baju itu untuk lebaran bersamaku dan ku yakin pasti bahagia banget.dan aku yakin kalau aku senang ortu juga pasti senang.dan orang juga pasti melihat aku ikut senang.
tepat sore hari di Puncaknya Ramadhan .....inginku mencoba baju itu.
Ternyata baju itu rijek (rusak).di jahitan yang terpenting menurutku.dan tak tau kalau menurut orang lain.
ku bingung apa baju ini aku pakai atau tidak ???ini keputusan yang harus aku pilih,.ini pilihan untuk terakhir kalinya.dan pemilik toko dah mengundangku untuk silaturrahmi datang ke rumah.(ortunya mengundang untuk buka puasa terakhir,takbiran bersama)padahal aku kecewa banget atas bajunya.karena sang bapak tak tau kalau baju miliknya itu adalah baju rijek.karena rijeknya ada di dalam.karena beliau sudah sepuh jadi tak tau untuk mengecek dimana rijeknya.dan aku juga g kan mungkin mengecewakan sang bapak.aku tak bisa cerita  ke beliau atas kekurangan bajunya itu.
dan ku tak bisa datang kerumahnya karena ku tak bisa melihat sang abah sedih melihat kesedihanku di bulan Ramadhan akibat baju yang saya beli darinya.dan aku tak datang atas undangannya.
akhirnya saat ramadhan ku tak memakai baju itu.
dalam hati,sakit,kecewa banget,inginku perbaiki baju itu kenapa bisa rijek (BS)tapi itu percuma.aku harus pakai,ini sudah aku beli...ini lah baju pilihanmu siti...bukan orang lain yang milih.
dan ortuku memepertanyakan atas baju pilihanku untuk ku kenaikan di acra pernikahan ntah pernikahan siapa.ku tak tau. . .
dan acara sudah mepet sudah hari H tapi ku pulang tak membawa baju itu.dan ortu merasa tertipu dengan pilihanku.merasa kecewa bahkan merasa terhina.acara sudah mewah,berharap ku memakai baju yang bagus yang cocok ku kenakan di acara itu.
tapi ku malahan tak punya baju mana yang harus aku pakai.masak ku kan telanjang tak memakai baju...???dan mempermalukan ortuku di depan umum.dan akhirnya ada baju yang harus ku kenakan ada 2 pilihan.sebenarnya itu bikan pilihan ortuku apa lagi aku.cuman biar ku tak telanjang ku di kenaikan baju yang tak kriteriaku,.ku terpaksa memekai tu baju.orang'' pada memakai baju mewah tapi ku menggunakan baju yang tak berbobot bahkan di luar kostum acara.orang melihatku ini acara penting kenapa kamu memakai baju mainan...???kenapa kau kenakan.ku tak bisa menjawab.ini bukan pilihanku.ini dari unsur keterpaksaan dari pada ortu sakit ku telanjang.dan selesai acara.ku di tlfn pemilik baju rijeknya.ku jelasin sambil menangis aku malu....di acara ku terpaksa pakai baju sederhana di acara mewahku.dan pemilik toko suruh sabar dan bilang ku bagai anak kandungnya.dan ku merasa mending ku memakai baju yang rijek tadi dari pada pakai baju ini.padahal rijeknya di dalam.semua orang juga tak melihat.yang tau cuma aku sama dia sama yang di atas.semua dah terlanjur.ku lepaas baju itu ku g mau memakainya lagi.itu bukan untukku,itu bukan pilihanku,itu tak bisa menempel di tubuhku.aku g mau.
dan kejujuranku ku ungkapkan pada ortuku dan ortu tak tahan melihat tangisanku.tak tega,tak bisa memaksa.memang itu tak pantas karna baju itu cuma menipu aja.di kira bisa di kenaikan dan  ternyata dari bahan palsu.

dan apa aku kan mencoba baju yang dulu aku hina karna rijek dalamnya untuk ku pakai....????
apa baju itu mau aku kenakan,,,
????apa dia kan tertarik sama orang lain kalau sudah aku miliki....
kini ku galau atas pilihan ku lagi.
bahkan baju itu kini tak di pajang di toko lagi tapi di simpan di rumah.
dan tak tau apa aku kan menyamperin dia untuk ku beli..??
apa abah kan mengantarkan ke aku untuk ku miliki...??
       itu yang saat ini kita pikirkan dan biar lah waktu yang akan menjawabNya.

PERAHU YANG TAK MAU BERLAYAR

Kalau saja waktu itu..
Ku tak jumpa dirinya mungkin semua tak seperti ini.
  ku tak tau apa yang aku perbuat sekarang...
Akankah ku kan seperti perahu yang cuma sandar di dermaga dan takkan berlayar.
????
bukankah memang dia harus berlayar ke laut untuk menerjang ombak dan trumbu karang.kenapa ku tak bisa untuk melawan semua ini...???apa ku kan diam di tempat dan rapuh..???
Itu bukan Aku kalau begitu dan mempunyai kesimpulan begitu...
Padahal kau punya fikiran dan hati serta iman .kenapa masih tak bisa percaya untuk jalan.
padahal semua orang pernah tersandung.semua kapal pernah rusak menabrak trumbu karang...
kenapa kau tak mau mencoba lagi...???kenapa..????cuma segini kah??cuma diam dan menunggu.
padahal kamu tahu.kalau kau tak jadi siapa'' maka kau tak mendapatkan apa''.
  Aku tau semua omongan orang tentang negatif itu adalah vitamin untukku.bukan kelemahan untuk aku.
O...kenapa kanapa kau juga rapuh dan lebih parah dari pada aku.sebenarnya ku tak tahan melihat semua begini.Batinku menjerit tersiksa...sehingga orang pada penasaran sama ku.karna wajahku menyimpan pertanyaan yang membuat mereka pengen tau keadaanku.sebenarnya ku sakit apa.???dalam hati mereka.wajah terlihat menyimpan berbagai tanda tanya(?) mereka ingin tau kenapa aku,tanda koma(,) tapi mereka tunda takut menyinggungku ,sampai -sampai tanda seru (!) ujung-ujungnya mereka marah karena tak dapat penjelasan dariku.karna ku tutupi dari munafiknya bibirku.ku jawab pertanyaan mereka dari senyumanku.
karna cuma itu jawaban yang tepat untuk semua orang yang tanya samaku.
sebenarnya untuk berbohong berusaha memberi senyuman yang tulus itu sakit banget di hati.
tapi itu saja yang bisa ku lakuin.
Dan rumahku ku gunakan tempat persembunyian dari omongan orang.ku tak mau keluar di rumah tetangga karna ku takut sakit hati.dari tusukan'' dari mulut mereka.
yang membuat ku tak kuat melawan dan meneteskan air mata.
KENAPA .......!!!!!!1
ku tak bisa seperti dulu lagi.....karna ku sekarang bagai kudis di mata mereka.
Sampai kapan....????siti g kuat begini terus.siti g tahan...ya Allah ......Astagfrullah......istgfar dan kesabaran yang menguatkan aku.tapi ku lemah dan ku sakit.kenapa semua begini..???kenapa semua terjadi samaku.
kau salah apa.?

Jumat, 17 April 2015

Ku Taak menyangka kehidupanku Begini.

KENAPA.......???
knapa kau tega perlakukan aku sesuka hatimu begini,.q benci samamu.aku tak menyangka kalau kau kejam.kini ku sendiri tak tau apa yang namanya Cinta dan Kasih Sayang.q bosan dengan semuanya.aku....tak mengerti apa maumu.kau bilang setia n sayang nyatanya kau menyiksa aku.kau tak mau kumeninggalkanmu tapi....kau yang meninggalkanku tanpa tampak tlang punggung.

Rabu, 25 Maret 2015

22 Nov 2014

Aku terbang dari Jakarta -MKW.
Setiba di sana penuh rasa senang,takut,merasa terasingkan bahkan jadi pusat tontonan.semua mata menatap aku.dan terasa aneh.dan aku tak menyangka kan bertemu saudaraku dan berkulit hitam serta berambut kriting.
Awal terasa takut,dan agak aneh.yachh karena belum beradaptasi sama lingkungan dan baru menyadari bahwa ada saudara kita yang tinggal di timur.pertama melihat saya kira dia akan jahat dan keras,ternyata mereka baik tapi yah perwatakan agak keras karena bawaan lahir juga.
Aku tinggal di sana sama kerabat,berawal aku kesana yach di tawarin kerja.dan kerabat sanggup untuk itu semua.dan waktu berjalan dan aku melamar-lamar disana.aku juga tidak faham dengan tempatnya yach asal ngikut.di suruh melamar di sana,di situ.hingga capek dan menghabiskan biaya aja.dan aku dapat panggilan di Hotel Aston.tapi persyaratan pakek baju pendek.dan apa bisa aku pakek rok pendek...tidak terpikirkan itu terjadi samaku.dan saudaraku asal dukung dan aku di suruh pake bju dan rok pendek.dalam hati semoga aku tdak di terima kerja di situ klau pake baju bginian.aku makek baju itu langsung ingat sama ortuku.kenapa bisa aku lepas jilbab cuma karna uang.memang ini kesalahanku.yang asal ngikut kemauan orang lain bukan asli dari diriku sendiri.
Awal aku di Jakarta pakek jilbab walaupun masih dalam pembelajaran untuk menutup aurat.
Dan sempet di tanya sama saudara kalau di rumah pkek atau tidak.awalnya di situ mau netral.kalau jalan pakek.
karena di situ waktu serba di bkin cpat.dan maunya yang instan'' yach ujung''nya tu jilbab lepas juga dari ke palaku,secara sadar tak sadar dan diriku mulai angkuh,sombong,dan tak melihat orang yang di bawahku.
Dan selama aku masih hanggur,belum kerja,aku cuma bersikap sabar,pasrah,dalam hati berkata ngapain aku jauh'' kesini kalau kehidupanku begini (kecewa,menyesal),
Tapi di situ aku di bikin senang'',yach pkoknya biar aku tak memikirkan pekerjaanku.di ajak jalan terus,belanja,dan di kasih makan yang enak,di ajak lari sore.main bulu tangkis.perumpamaan seperti (anak kecil nangis di sogok denganpermen supaya tidak nangis)sebenarnya aku sadar.tapi knapa aku bisa di tindas.
berjalan 2bulan,waktu sore saat aku main bulutangkis di teras ada pria lewat.dia habis lari sore.dan di panggil sama saudaraku.secara tak sadar aku menatapnya dengan pandangan laen.
dan dia maen badminton samaku.aku g nyangka dia jago banget mainnya.dan dia terlihat santai dan cuek.aku merasa penasaran sama tu cwok.
aku lihat tak ada rasa tertariknya sama sekali samaku.dan lama-lama main aku smbil menatap,.aku merasa canggung. yach sedikit tertarik juga.sesudah itu dia sering main di toko,bilangnya mau nonton tv,dan tiap ngobrol aku jg g pernah bahas identitas,tw pkerjaan dia apa,.yach ternyata dia naksir samaku.tapi aku tak menyadari hal itu.
karena aku juga belum kerja dan suntuk di rumah.saudaraku nawarin dia tuk ajak aku ke SP awalnya aku takut karena aku tak kenal dia.dan wilayah di situ jg msih asing..dalam fikirku ntar kalau aku di apa''in gimana.jauh dari ortu lagi.
Tapi perasaan buruk itu aku lawan.dan akhirnya aku jalan.ternyata itu tempat jauh banget.tapi walaupun jauh,capek semua terbayar dengan keindahan asli alamnya.keren banget.
di situ aku di bonceng

tapi aku bantu-bantu di toko punya saudara.yach di gaji sich.tapi setidaknya masak aku jauh'' kerja begitu dan tak sebanding dengan tenaga aku.karena aku terlanjur basah.gimana lagi.akhirnya aku bohongin ortuku asal mreka tidak mengkwatirkanku.dan skitar 2bln aku masuk kerja di Telkomsel.saya kira sich dapat gaji lumayan.tapi UMR disana kecil.dan harus tinggal di Mess.karena aku g enak sma kerabatku.q PP untuk bantu jualan malam,dan paginya kerja.pulang hingga magrib dn pulang aku bantu'' berjalan 2 minggu.dan aku terima gaji disitu.terasa terpukul batinku.dan akhirnya aku di suruh keluar dari pekerjaanku.di suruh bantu-bantu di toko.siang dan malam.